Evaluasi Ex-Ante Masterplan Pantai Baqbatoa Berbasis Komunitas Lokal melalui Importance Performance Analysis: Kepentingan, Kesadartahuan Wisata dan Perubahan Iklim
DOI:
https://doi.org/10.22487/peweka.v5i2.139Kata Kunci:
Evaluasi Perencanaan, Ex-Ante, Perubahan Iklim, Wisata Pantai, Komunitas LokalAbstrak
Penelitian ini mengevaluasi Masterplan Pengembangan Wisata Pantai Baqbatoa Tahun 2023 di Desa Lapeo, Kabupaten Polewali Mandar, sebagai masukan sebelum perluasan implementasi. Evaluasi diarahkan pada keselarasan kepentingan yang dipersepsikan, kesadartahuan wisata, dan kesadartahuan perubahan iklim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-evaluatif dengan cakupan sensus terhadap 54 pelaku ekonomi lokal pada lima kelompok pemangku kepentingan. Skor agregat skala 1–5 dianalisis melalui adaptasi Importance–Performance Analysis (IPA) dalam dua matriks terpisah. Rata-rata antarkelompok untuk kepentingan, wisata, dan iklim masing-masing sebesar 3,900; 4,250; dan 3,332. Skor keselarasan kepentingan tertinggi terdapat pada pedagang (4,67) dan pengelola kawasan (4,50), sedangkan pengelola tambak memperoleh skor terendah (3,00). Kesadartahuan wisata tertinggi terdapat pada pedagang dan pengelola kawasan (5,00); kesadartahuan iklim tertinggi pada pengelola tambak (5,00). Dalam matriks wisata, pedagang dan pengelola kawasan berada pada Kuadran II, nelayan dan pengelola lahan pada Kuadran III, sedangkan pengelola tambak berada pada batas Kuadran III–IV. Dalam matriks iklim, pedagang dan pengelola kawasan sangat dekat dengan batas Kuadran I–II. Hasil menunjukkan variasi persepsi antarkelompok dan sensitivitas klasifikasi terhadap titik pembagi. Temuan menjadi masukan penyempurnaan partisipasi dan integrasi risiko pesisir, tetapi belum merupakan bukti kelayakan teknis masterplan atau efektivitas kausal pelaksanaannya.
Referensi
Becken, S., Whittlesea, E., Loehr, J., & Scott, D. (2020). Tourism and climate change: Evaluating the extent of policy integration. Journal of Sustainable Tourism, 28(10), 1603–1624. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1745217
Boley, B. B., McGehee, N. G., & Hammett, A. L. T. (2017). Importance-performance analysis (IPA) of sustainable tourism initiatives: The resident perspective. Tourism Management, 58, 66–77. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.10.002
Giampiccoli, A., Mtapuri, O., & Dłużewska, A. (2020). Investigating the intersection between sustainable tourism and community-based tourism. Tourism, 68(4), 415–433. https://doi.org/10.37741/t.68.4.4
IPCC. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation and vulnerability. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009325844
Martilla, J. A., & James, J. C. (1977). Importance-performance analysis. Journal of Marketing, 41(1), 77–79. https://doi.org/10.1177/002224297704100112
Munaja, R., Wajidi, F., Lestari, S. A. P., Deril, V. E. Y., Mukhlis, J., Panginan, A. B., Putri, D., Mujahid, M., Hidayat, M. R., & Yusrialdi, Y. (2024). Fasilitasi penyusunan masterplan kawasan wisata Pantai Ba’batoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro, 2(2), 30–33. https://jurnal.abdimas.unipol.ac.id/index.php/pengabdian-jurnal/article/view/41
Samset, K., & Christensen, T. (2017). Ex ante project evaluation and the complexity of early decision-making. Public Organization Review, 17(1), 1–17. https://doi.org/10.1007/s11115-015-0326-y
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rahmiyatal Munaja, Nur Fitriani Maskur, Ahmad Reski Awaluddin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





