Strategi Penanganan Penurunan Kualitas Lingkungan sebagai Dampak Pembangunan Rumah Subsidi: Studi Kasus Kota Pangkalpinang

Penulis

  • Arsha Riyantikha Meraldha Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Hadi Fitriansyah Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Sandi Saputra Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Mega Framsiska Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Sahda Kholisah Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Khoirul Tamami Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/peweka.v5i2.137

Kata Kunci:

Penurunan Kualitas Lingkungan, Perumahan Subsidi, aksi kolektif, Infrastruktur Dasar, Strategi Penanganan

Abstrak

Pembangunan rumah subsidi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap hunian yang terjangkau. Namun, pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan unit rumah, tetapi juga dengan keberlanjutan kualitas lingkungan dan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) setelah kawasan dihuni. Pada beberapa kawasan perumahan subsidi di Kota Pangkalpinang ditemukan indikasi penurunan kualitas lingkungan berupa kerusakan bangunan, kualitas jalan yang belum optimal, keterbatasan akses air minum, gangguan drainase, permasalahan sanitasi dan persampahan, serta belum tersedianya sarana proteksi kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting penurunan kualitas lingkungan pada kawasan perumahan subsidi, menganalisis kesenjangan kondisi aktual terhadap indikator kualitas lingkungan permukiman, dan merumuskan strategi penanganan yang sesuai dengan karakteristik permasalahan kawasan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential pada 12 lokasi perumahan subsidi di Kota Pangkalpinang. Data kuantitatif diperoleh melalui observasi terstruktur terhadap tujuh aspek kondisi lingkungan berdasarkan Permen PUPR Nomor 14/PRT/M/2018 dan dianalisis secara deskriptif-komparatif untuk mengidentifikasi prevalensi kesenjangan antar lokasi. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan penghuni dan pemerintah daerah untuk menjelaskan kondisi lapangan, dinamika pasca-penghunian, serta pengelolaan kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kualitas lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga dengan belum optimalnya penyediaan dan pemeliharaan PSU. Permasalahan yang paling konsisten ditemukan berkaitan dengan proteksi kebakaran, drainase, air minum, kualitas jalan, dan kondisi bangunan. Hasil sintesis SWOT selanjutnya menghasilkan strategi penanganan yang diarahkan pada penguatan pengendalian pembangunan dan pemeliharaan pasca-penghunian, peningkatan kualitas PSU, penguatan keselamatan dan akses darurat, serta pengembangan mekanisme pemantauan kawasan berbasis pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan penurunan kualitas lingkungan pada perumahan subsidi perlu dilakukan secara terpadu sejak tahap pembangunan hingga pasca-penghunian agar kualitas kawasan tetap terjaga dan tidak berkembang menjadi karakteristik permukiman kumuh.

Referensi

ANTARA News. (2025). 55.532 warga di Pangkalpinang belum miliki rumah. ANTARA News Bangka Belitung.

Apandi, K., Novianti, Y., & Fahrizal, E. (2024). Evaluasi purna huni perumahan subsidi berdasarkan aspek teknis (Studi kasus: Perumahan Firya Mansion Bukit Panggoi Kota Lhokseumawe). Jurnal Ilmiah Teknik Unida, 5(2), 200–206. https://doi.org/10.55616/jitu.v5i2.906

BPS. (2023). Statistik perumahan dan permukiman 2023. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

DetikProperti. (2024). Daftar harga rumah subsidi seluruh Indonesia terbaru 2024. detikcom.

Maryati, S., & Humaira, A. N. S. (2022). Evaluasi efektivitas kerangka regulasi penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman di Indonesia. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 14(1), 35–48.

Nastiti, A. D., Dewantoro, F., & Safitri, D. (2025). Analisis kepuasan penghuni terhadap kualitas bangunan dan prasarana perumahan menggunakan metode CSI dan IPA. Jurnal Konstruksi, 23(1), 34–44. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-1.2298

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2018). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh. Kementerian PUPR RI.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. (2026). Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang). SiKumbang.

Pemerintah Kota Pangkalpinang. (2024). Keputusan Walikota Pangkalpinang Nomor 289/KEP/PERKIM/VI/2024 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kota Pangkalpinang. Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Pemerintah Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 7.

Reza, H. V., Winayanti, L., & Tjung, L. J. (2022). Faktor utama yang mempengaruhi tingkat kepuasan hunian perumahan subsidi Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor (Studi kasus: Perumahan Puri Harmoni 8). Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan, 6(2), 223–240. https://doi.org/10.24912/jmstkik.v6i2.8444

UN-Habitat. (2020). World cities report 2020: The value of sustainable urbanization. United Nations Human Settlements Programme.

World Bank. (2019). Time to ACT: Realizing Indonesia's urban potential. The World Bank.

Yu, S., & Wang, D. (2022). Quantitative SWOT analysis on factors influencing the sustainable development of non-academic education in China’s open universities: A case study of Beijing Open University. Sustainability, 14(20), 13016. https://doi.org/10.3390/su142013016

Diterbitkan

2026-09-30

Cara Mengutip

Meraldha, A. R., Fitriansyah, H., Saputra, S., Framsiska, M., Kholisah, S., & Tamami, K. (2026). Strategi Penanganan Penurunan Kualitas Lingkungan sebagai Dampak Pembangunan Rumah Subsidi: Studi Kasus Kota Pangkalpinang. Jurnal Peweka Tadulako, 5(2), 176–193. https://doi.org/10.22487/peweka.v5i2.137