Pola Bangkitan dan Tarikan Perjalanan Rutin Penduduk Berbasis Matriks Asal-Tujuan di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng

Penulis

  • Siti Fatimah Umamit Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Nur Reski Amalia Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Nurul Annisa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Jamaluddin Jamaluddin Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Muhammadiyah Bulukumba

DOI:

https://doi.org/10.22487/peweka.v5i2.135

Kata Kunci:

Bangkitan perjalanan, Tarikan perjalanan, Matriks Asal-Tujuan, Desire line, Penggunaan lahan

Abstrak

Perubahan tata guna lahan dan pertambahan penduduk mendorong peningkatan pergerakan yang perlu dipahami sebagai dasar perencanaan transportasi dan pemanfaatan lahan, tetapi kajian bangkitan dan tarikan perjalanan pada skala kecamatan di kawasan pesisir Kabupaten Bantaeng masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi besaran dan pola bangkitan serta tarikan perjalanan rutin penduduk antar zona fungsional di Kecamatan Bissappu dan menginterpretasikannya terhadap karakteristik penggunaan lahan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara rumah tangga terhadap 300 responden yang dipilih secara acak pada 16 dan 18 Mei 2023. Bangkitan dan tarikan diturunkan dari satu Matriks Asal-Tujuan (MAT) yang sama, intensitas interaksi antar zona diklasifikasikan dengan aturan Sturges, dan pola pergerakan divisualisasikan dalam peta garis keinginan (desire line). Hasil penelitian mencatat 410 perjalanan antar tujuh zona fungsional. Zona permukiman merupakan pembangkit terbesar (311 perjalanan; 75,9%), sedangkan zona perdagangan dan jasa merupakan penarik terbesar (204 perjalanan; 49,8%) meskipun hanya menempati 0,41% luas kawasan studi. Arus permukiman menuju perdagangan dan jasa (152 perjalanan; 37,1%) menjadi satu-satunya interaksi berintensitas tinggi, diikuti interaksi sedang dari permukiman menuju pendidikan dan kesehatan. Temuan ini menunjukkan tarikan perjalanan yang terpusat pada satu simpul aktivitas sehingga diperlukan pengelolaan akses, penataan kawasan perdagangan dan jasa, serta arahan pemanfaatan lahan yang mengimbangi pola perjalanan tersebut.

Referensi

A Adetya, W. (2021). Analisis model tarikan pengunjung pada zona wisata kuliner Pangker (Studi kasus di wilayah Pangkajene Sidrap). Jurnal Karajata Engineering, 1(2), 7–14.

Akbar, M., Nababan, D. S., & Kholid, M. I. (2020). Analisis pola bangkitan lalu lintas dengan menggunakan metode matriks asal-tujuan. Mustek Anim Ha, 9(2), 56-65. https://doi.org/10.35724/mustek.v9i02.3317

Amijaya, J., & Suprayitno, H. (2018). Permodelan bangkitan dan tarikan perjalanan moda sepeda motor di wilayah perkotaan Gresik tahun 2018. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 2, 1-10. https://doi.org/10.12962/j26151847.v2i0.4819

Aryanti, P. B., Malkhamah, S., & Priyanto, S. (2020). Analisis perencanaan penambahan tempat henti Trans Jogja (Studi kasus: Pelajar dan mahasiswa di wilayah aglomerasi perkotaan Yogyakarta). Journal of Civil Engineering and Planning, 1(2), 144. https://doi.org/10.37253/jcep.v1i2.1069

Astutik, H. P. (2020). Pergerakan distribusi matrik asal tujuan transportasi barang internal di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kacapuri: Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 3(2), 8. https://doi.org/10.31602/jk.v3i2.4063

BPS Kabupaten Bantaeng. (2022). Kecamatan Bissappu dalam angka 2022. BPS Kabupaten Bantaeng.

Budiprasetya, B., & Mukhsin, D. (2022). Estimasi bangkitan pergerakan perjalanan masyarakat dengan pendekatan disagregat. Vol. 2, 813–819.

Cochran, W. G. (1977). Sampling techniques (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Fitrianti, Sugiyanta, I. G., & Miswar, D. (2013). Pemetaan arahan fungsi pemanfaatan lahan untuk kawasan fungsi lindung di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jurnal Penelitian Geografi, 1(5), 1–5.

Fuady, S. N., Arifin, D. I., & Purba, A. (2021). Bangkitan dan tarikan pergerakan di kawasan pendidikan Kota Bandar Lampung. Jurnal Transportasi, 21(1), 37-44. https://doi.org/10.26593/jtrans.v21i1.4827.37-44

Hn, H. A. S. (2020). Kajian pola sebaran pergerakan masyarakat di Pulau Bengkalis [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Islam Riau.

Jannah, R. M., Firmansyah, D., & Mutropo, A. (2020). Analisis model tarikan pergerakan kendaraan ke Universitas Tidar di Magelang. Jurnal Rekayasa Infrastruktur Sipil, 2, 1–9.

Kula, R. M., Pandey, S. V., & Rumayar, A. L. E. (2022). Analisis bangkitan dan tarikan perjalanan di Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara. Vol. 20.

Mandaku, H., & Rasyid, M. (2023). Perkiraan tarikan pergerakan kendaraan logistik menuju ke Pulau Seram di Provinsi Maluku. Vol. 17(1).

Manoppo, M. R. E., & Sendow, T. K. (2011). Analisa bangkitan pergerakan dan distribusi perjalanan di Kota Manado. Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING, 1(1), 17–23.

Rahman, M., Ali, SA, & Hossain, QS (2015). Analisis Perilaku Perjalanan di Kota Metropolitan Khulna, Bangladesh. Penelitian sipil dan lingkungan, 7 , 206-218.

Rahman, R., & Labaso, E. R. (2023). Model bangkitan perjalanan masyarakat penyintas di Kota Palu (Studi kasus: Hunian Tetap Tondo 1), 49–56.

Sari, W. M., Darnius, O., & Sembiring, P. (2018). Perbandingan keakuratan dari model tabel distribusi frekuensi berkelompok antara metode Sturges dan metode Scott. Talenta Conference Series: Science and Technology, 1(1), 1-9. https://doi.org/10.32734/st.v1i1.182

Sholichin, I. (2015). Analisa bangkitan perjalanan dan trip distribution di Surabaya Utara. Jurnal Teknik Sipil KERN, 1(2), 13–22.

Sturges, H. A. (1926). The choice of a class interval. Journal of the American Statistical Association, 21(153), 65–66.

Sutrisni, S., Syafi'i, & Setiono. (2014). Estimasi matriks asal tujuan (MAT) Kota Surakarta tahun 2025. e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL, 2(2), 237–241.

Tamin, O. Z. (2008). Perencanaan dan pemodelan transportasi (2nd ed.). Penerbit ITB.

Tumangger, Z. (2018). Analisa bangkitan dan tarikan pergerakan penduduk Kota Subulussalam (Studi kasus).

Umamit, S. F., Nur, D., Ahmad, A., Rahman, M., Asman, A. I., & Sakti, H. H. (2023). Implikasi perubahan pemanfaatan ruang terhadap perubahan sosial ekonomi di Kelurahan Tanjung Merdeka Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Journal of Civil Engineering and Planning, 4(1), 94-106. https://doi.org/10.37253/jcep.v4i1.6792

Diterbitkan

2026-09-30

Cara Mengutip

Umamit, S. F., Amalia, N. R., Annisa, N., & Jamaluddin, J. (2026). Pola Bangkitan dan Tarikan Perjalanan Rutin Penduduk Berbasis Matriks Asal-Tujuan di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Jurnal Peweka Tadulako, 5(2), 218–232. https://doi.org/10.22487/peweka.v5i2.135