Kebijakan Pengelolaan Pasar Rakyat dan Fungsi Sosial-Ekonomi Kawasan Perkotaan di Sengkang, Kabupaten Wajo

Penulis

  • Sitti Rabiatul Wahdaniyah Herman Prodi Pemikiran Politik Islam, Jurusan Ushuluddin, Fakultas Ushuluddin dan Adab, UIN Datokarama Palu

DOI:

https://doi.org/10.22487/peweka.v5i1.111

Kata Kunci:

Public Market Policy, Socio-Economic Function, Urban Area, Spatial Planning, Sengkang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan antara kebijakan pengelolaan pasar rakyat dan fungsi sosial-ekonomi kawasan perkotaan di Sengkang, Kabupaten Wajo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kebijakan yang bertumpu pada penelaahan perangkat hukum, dokumen perencanaan daerah, laporan penyelenggaraan pemerintahan, dan data statistik resmi yang berkaitan dengan pengelolaan pasar serta dinamika kawasan perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan pasar rakyat di Kabupaten Wajo telah menempatkan pasar sebagai simpul penting kegiatan perdagangan dan pelayanan masyarakat dalam struktur perkotaan Sengkang. Kebijakan tersebut juga memuat dimensi perlindungan, pemberdayaan, pembinaan, dan revitalisasi pasar. Namun, pada tataran pelaksanaan, keterhubungan antara kebijakan pasar dan penguatan fungsi sosial-ekonomi kawasan belum sepenuhnya berjalan optimal. Kendala utama terlihat pada belum kuatnya integrasi dengan penataan ruang, pengelolaan sarana pendukung, serta pengukuran kinerja pelayanan pasar. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan sinkronisasi antara kebijakan pasar rakyat dan penataan kawasan perkotaan diperlukan agar pasar tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal dan pelayanan sosial perkotaan.

Referensi

Abdurahiman, S., Kasthurba, A. K., & Nuzhat, A. (2024). Assessing the socio-cultural impact of urban revitalisation using Relative Positive Impact Index (RPII). Built Heritage, 8, Article 8. https://doi.org/10.1186/s43238-024-00118-3

Al Hamamy, M. H., & Siswanto, H. (2026). Evaluasi tingkat pelayanan fasilitas pejalan kaki di kawasan Jalan Tunjungan sebagai ruang publik ikonik Kota Surabaya. Jurnal Perkotaan, 17(2), 70–82. https://doi.org/10.25170/perkotaan.v17i2.7381

Badan Pusat Statistik. (2024). Profil pasar 2023: Analisis dampak revitalisasi pasar rakyat di Sumatera dan Sulawesi. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/01/30/e70f64e96b186cda889ab3dd/profil-pasar-2023-analisis-dampak-revitalisasi-pasar-rakyat-di-sumatera-dan-sulawesi.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Wajo. (2025). Kecamatan Tempe dalam angka 2025. BPS Kabupaten Wajo. https://wajokab.bps.go.id/publication/2025/09/26/4946833d688ec82795464335/kecamatan-tempe-dalam-angka-2025.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Wajo. (2025). Produk domestik regional bruto Kabupaten Wajo menurut lapangan usaha 2020–2024. BPS Kabupaten Wajo. https://wajokab.bps.go.id/id/publication/2025/04/11/f432374410587234fc2c6c0d/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-wajo-menurut-lapangan-usaha-2020-2024.html

Ding, Y., Fan, T., Wang, H., & Yang, Z. (2024). A comparative study of bazaar cultural spaces in Central Asia and China. Sustainability, 16(20), 9083. https://doi.org/10.3390/su16209083

Gomes, E., da Costa, E. M., & Abrantes, P. (2024). Spatial planning and land-use management. Land, 13(1), Article 94. https://doi.org/10.3390/land13010094

Hastira, M. F., Hermansyah, A. M., Kambo, G., Budiman, B., Barlian, J., & Astuti, W. (2025). Spatial planning politics in determining the location for the construction of a waste-to-energy power plant (PLTSa) in Makassar City, Indonesia. Jurnal Perkotaan, 17(1), 45–69. https://doi.org/10.25170/perkotaan.v17i1.6692

Iamtrakul, P., Chayphong, S., & Gao, W. (2024). Assessing spatial disparities and urban facility accessibility in promoting health and well-being. Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, 25, 101126. https://doi.org/10.1016/j.trip.2024.101126

InfoPublik. (2024, July 6). Dukung ekonomi rakyat Sulsel, Presiden resmikan pembangunan Pasar Tempe Sengkang. https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/840159/dukung-ekonomi-rakyat-sulsel-presiden-resmikan-pembangunan-pasar-tempe-sengkang

Khadijah, S., Kusumastuti, K., & Miladan, N. (2023). Kesesuaian proses perencanaan partisipatif terhadap rencana pembangunan desa di Triharjo, Kabupaten Kulon Progo. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 18(2), 372–395. https://doi.org/10.20961/region.v18i2.56863

Peraturan Daerah Kabupaten Wajo Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Wajo Tahun 2023–2042. (2023). Peraturan BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/338668/perda-kab-wajo-no-1-tahun-2023

Peraturan Daerah Kabupaten Wajo Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2025–2029. (2025). Peraturan BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/338739/perda-kab-wajo-no-1-tahun-2025

Peraturan Daerah Kabupaten Wajo Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat. (2023). Peraturan BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/338671/perda-kab-wajo-no-2-tahun-2023

Portal Satu Data Kabupaten Wajo. (n.d.). Bisnis center di Kabupaten Wajo. Retrieved April 22, 2026, from https://www.version1.satudata.wajokab.go.id/page/detail/bisnis_center

Rahayu, N. W. I., Sawir, M., Melawati, F., & Mu’is, A. (2025). The public space paradox: Balancing governance and street vending in urban Indonesia. Social Sciences & Humanities Open, 11, 101559. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101559

RLPPD Kabupaten Wajo Tahun 2024. (2025). Ringkasan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wajo. Pemerintah Kabupaten Wajo. https://wajokab.go.id/asset/files/RLPPD_2024.pdf

Rohman, A., & Larasati, D. C. (2023). Revitalisasi pasar rakyat sebagai upaya menjaga eksistensi pasar tradisional. Anterior Jurnal, 22(2), 69–75. https://doi.org/10.33084/anterior.v22i2.4597

Su, Y., Xu, H., & Zhang, X. (2024). How can public spaces contribute to increased incomes for urban residents—A social capital perspective. Land, 13(7), 945. https://doi.org/10.3390/land13070945

Sucahyo, I., Ikhsan, M. T. K., & Busthomi, A. N. (2023). Implementasi pasar rakyat berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2021 (Studi pada Pasar Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo). Jurnal Pemerintahan dan Politik, 8(1). https://doi.org/10.36982/jpg.v8i1.2897

Yaralioglu, I., & Kara, C. (2025). Sustainable urban design approach for public spaces using an Analytical Hierarchy Process (AHP). Land, 14(1), 19. https://doi.org/10.3390/land14010019

Diterbitkan

2026-05-28

Cara Mengutip

Herman, S. R. W. (2026). Kebijakan Pengelolaan Pasar Rakyat dan Fungsi Sosial-Ekonomi Kawasan Perkotaan di Sengkang, Kabupaten Wajo . Jurnal Peweka Tadulako, 5(1), 44–62. https://doi.org/10.22487/peweka.v5i1.111